RSS Feed

AKTIVITAS MENCONTEK DI SEKOLAH

Aktivitas Mencontek di Sekolah

Dalam dunia pendidikan mencontek sepertinya sudah menjadi organ kanker ganas yang menggerogoti hingga berimbas kepada kebijakan pendidikan yang dibuat pemerintah. Untuk mengatasi kecurangan ini pemerintah menghabiskan dana miliaran rupiah. Contohnya pada kasus ujian nasional, pembuatan soal hingga beberapa versi, pengawalan dari polisi dan tentara, pengemasan dan penyegelan, pengawasan antar sekolah dan pengawas independen dll. Silahkan dihitung berapa rupiah nominal yang harus dikeluarkan hanya demi mendapat satu jawaban dari satu pertanyaan. Sejauh mana keberhasilan pendidikan di Indonesia? Tentu saja jika hasil ujian baik berarti berhasil. Namun jika hasil ujian jelek berarti tidak berhasil. Kenyataan hasil UN tidak diterima sebagai syarat masuk Perguruan Tinggi.Why?

Berikut ini akan dibahas mengenai mencontek dan dampaknya.

CARA MURID MENCONTEK

a. via catatan

1. Media elektronik

  • Arloji digital: arloji ini memiliki fitur note sebagai penyimpan catatan.
  • Handphone: melalui pesan singkat, internet dll

2. Buku

Melihat buku catatan atau buku paket dengan menyembunyikan di bawah kolong meja atau ketika guru lengah dalam pengawasan.

3. Kertas Kecil

Catatan pada kertas kecil saat ini dapat dibuat lebih ringkas dengan melakukan pengetikan kemudian di print dengan ukuran yang dikehendaki menurut kepraktisan. Pemakaian di kelas sangat sulit dikenali karena mudah sekali disembunyikan. Ada pula yang menempelkan catatan ini di balik meja/kursi menggunakan selotip yang dapat diambil dan ditempel kapan saja.

4. Meja/Tembok

Contekan dapat ditulis di meja maupun di tembok kelas. Untuk penulisan di meja ada cara agar tulisan tidak dapat dilihat dari atas namun jika dilihat dengan cara miring akan terlihat. Bahkan meskipun duduk di depan dengan sedikit akting dapat membuat contekan terlihat seperti bukan contekan.

5. Tatoo

Contekan dituliskan dibeberapa bagian kulit tubuh yang tersembunyi namun mudah untuk diakses kapan saja.

b. kerjasama

Dalam Ruang Kelas

1. Distribusi

Meskipun HP tidak boleh masuk kelas namun siswa dapat berkomunikasi menggunakan kertas sobekan kecil dengan mendistribusikan antar bangku.

2. Plagiat Jawaban

Hal ini terjadi jika berdekatan dengan teman yang memang pandai di bidangnya. Saran penulis bagi para siswa pintar, biarkan temanmu melihat jawabanmu. Agar konsentrasi dan waktumu tidak terganggu. Sukses hidup bukan dari nilai tinggi yang palsu namun kerja keras dan kesabaran.

3. Berbisik

Terjadi jika jarak pelaku contekan dekat dengan narasumber atau pengawas keluar ruangan.

 

4. Kode

Sebelum memasuki ruang ujian siswa akan melakukan kesepakatan mengenai kode yang digunakan. Kode ini dapat berupa suara samar, gerak tubuh, tangan, anggukan dll.

5. Saling Pinjam Alat Tulis “ajaib”

Biasanya aktivitas saling pinjam alat tulis saat ujian meningkat. Kenapa dikatakan ajaib karena pada alat tulis (penghapus/tip ex) sudah terdapat pesan tertulisnya.

A. Di Luar Kelas

1. Kamar Mandi

Siswa ijin ke kamar mandi, dalam kamar mandi sudah terdapat contekan yang tersembunyi. Bahkan melalui tulisan yang disembunyikan ditempat tertentu siswa mampu berkomunikasi.

2. Antar Kelas

Ketika ujian, siswa dari kelas lain dapat menjadi sarana mencontek dengan berkomunikasi melalui pintu atau jendela.

 

GURU SEBAGAI FASILITATOR

(saya masih berkeyakinan masih banyak guru mulia di negeri ini)

A. Biasanya hal ini terjadi ketika ujian dilakukan oleh negara seperti UN. Demi reputasi sekolah maka guru akan memberi fasilitas kepada siswanya agar lulus.

B. Guru mengatur posisi duduk dengan murid pandai sebagai pusat informasi.

C. Guru mengambil naskah soal/memfotokopi kemudian dikerjakan untuk dibuatkan kuncinya kemudian diberikan kepada murid kepercayaan untuk didistribusikan melalui mekanisme yang telah diatur.

D. Pihak sekolah melobi pengawas agar memberikan kelonggaran bahkan membiarkan siswa mencontek dengan syarat sekolah tempat asal pengawas juga akan mendapat perlakuan yang sama. Hal ini dapat dilakukan jika kualitas sekolah di daerah tersebut dirasa sulit memenuhi target ujian. Lebih mudah dengan memberi briefing antar kepala sekolah untuk disampaikan kepada para guru di sekolahnya. (sungguh perbuatan keji)

 

RESIKO MENCONTEK

Setiap tindakan memiliki resiko. Adapun kerugian dan keuntungan mancontek adalah:

Keuntungan mencontek bagi siswa

1. nilai bagus tanpa perlu belajar dengan benar.

2. lulus dengan mudah.

3. mendapat ijasah tanpa perlu belajar dengan benar.

Kerugian mencontek bagi siswa

A. Materiil (hal ini terjadi jika pengawas menjalankan tugasnya dengan amanah)

1. Rugi waktu sehingga soal tidak dapat dikerjakan dengan optimal.

2. Jika ketahuan beresiko ujian gagal.

3. Akan terus mengalami kejenuhan (tersiksa karena bosan) di dalam kelas dikarenakan tidak mampu mengikuti materi.

4. Contekan belum tentu benar sehingga terjadi kasus 100% siswa tidak lulus.

 

B. Non-Materiil (meskipun sukses melakukan contekan)

1. Menjadi lulusan berijasah dengan kemampuan minimal.

2. Sulit bersaing dalam dunia kerja.

3. Terbiasa berpikir dan berbuat curang.

4. Stres demi menutupi perbuatan curang.

5. Mudah putus asa dan mengambil jalan pintas dikarenakan kurang terlatih bekerja keras.

 

Keuntungan murid mencontek bagi guru:

  • Reputasi guru terangkat oleh atasan.
  • Guru tidak perlu capek-capek melakukan remidi.

Kerugian murid mencontek bagi guru:

  • Martabat guru diremehkan. (tidak ada orang curang yang dihormati)
  • Pembelajaran di kelas di acuhkan siswa (bisa mencontek dan pasti lulus deh).
  • Ketuntasan program mengajar semu. (akan terasa menjelang ujian nasional)

 

SOLUSI MEREDAM MENCONTEK

Solusi Bagi Siswa

Usahakan masuk pada sekolah favorit di daerahmu dikarenakan kamu akan mendapat kesempatan pendidikan berkualitas dan teman-teman yang berkualitas pula.

Ikutlah kegiatan positif yang dapat membangun kepribadian semisal ikut kelompok mengaji remaja.

Jika diperlukan maka les privat maupun bimbingan belajar perlu dipertimbangkan. Namun semua tetap kembali kepada kemauan untuk menjadi lebih baik.

Solusi Bagi Para Guru

Tindakan yang harus dilakukan adalah, pada daerah pendidikan mencontek harus dilarang secara serentak. Bahkan beberapa daerah, sebelum ujian nasional dilakukan, dinas terkait melakukan ikrar kejujuran meskipun kenyataan di lapangan dapat berbeda. Jika terasa sangat sulit meskipun sebenarnya dapat dilakukan. Maka jadilah guru yang memang tegas tidak ada toleransi jika siswa mencontek. Namun sikap ini harus diimbangi dengan metode mengajar yang tepat dan naluri guru yang berniat positif ingin mendidik siswa agar menjadi lebih baik dengan meminimalisir kekerasan meskipun hukuman harus ditegakkan. Tentu dibutuhkan penerapan teori pendidikan dan kejiwaan yang tepat.

 

Mari berpikir bahwa kita semua tidak menyukai kecurangan.

Mari bertindak untuk memberi solusi bukan menghakimi.

About kakonindonesia

penemu kakon lumajang jawatimur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: